Sabtu, 03 Oktober 2009

‘RUMAH AGAPE’ UNIT PENGEMBANGAN KELUARGA PAPUA

Unit pengembangan keluarga Papua merupakan kelanjutan proyek pertama yang dilakukan Sr. Mariecen Warson (Almarhuma- red). Pada tahun 1992 Yayasan Putri Kerahiman Papua didirikan dengan tujuan membantu para janda dalam bidang kesehatan dan ekonomi. Tidak hanya itu, tahun 2003 program pengembangan diperluas dan diperbarui seperti bidang sosial- ekonomi, pendidikan dan kesehatan.

Program ini diselenggarakan di rumah Agape Rumah di jalan Khembili I, Sentani. Dengan sasaran membantu keluarga yang terlantar, khususnya nona- nona, ibu- ibu, termasuk janda, anak usia dini dan anak sekolah SD melalui kursus dan pembinaan antara lain: Memberi pembinaan baca tulis bagi orang dewasa, memasak dan bakar roti, menjahit, menyulam, tatarias, pengolahan kopi, pembinaan anak- anak usia dini (PAUD), Bahasa Inggris untuk SD kelas 3- 6 dan bantuan medis pertama (firt aid help).

“Rumah Agape” artinya rumah dimana diberikan cinta kasih seperti yang Tuhan Yesus Kristus pilih pada perjamuan terakhir dengan para rasul. Selain itu Pondok Agape menjual ‘Kopi Agape’ jenis Arabika dalam bentuk goreng atau giling yang merupakan hasil pekerjaan ibu- ibu tersebut. “Pengembangan tetap jalan, walaupun banyak hambatan,” kata Rosa Millan de Vertegen. (Jon)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar